Surat ke-46
Al-Ahqaf · Ayat 14
Ayat 14اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَنَّةِ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۚ جَزَاۤءً ۢبِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Ulā'ika aṣḥābul-jannati khālidīna fīhā, jazā'am bimā kānū ya‘malūn(a).
Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Kelak di akhirat, mereka itulah para penghuni surga, kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt.:
Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. (Al-Ahqaf: 14)
Yakm amal-amal perbuatan yang dahulu telah mereka kerjakan yang menyebabkan mereka memperoleh rahmat Allah yang terlimpahkan kepada mereka. Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Setelah dalam ayat-ayat terdahulu disebutkan tentang tauhid ikhlas dalam beribadah hanya karena Allah, dan istiqamah, lalu disebutkan perintah Allah yang memerintahkan manusia untuk berbakti kepada kedua orang tuanya. Hal seperti ini sering disebutkan secara bergandengan di dalam Al-Qur'an, seperti yang terdapat di dalam firman-Nya:
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. (Al-Isra: 23)
Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (Luqman: 14)
Dan masih banyak ayat-ayat lainnya yang senada.
Tafsir as-Sa'di
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, 'Rabb kami ialah Allah سبحانه وتعالى,' kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan." (Al-Ahqaf: 13-14).
(13) Maksudnya, sesungguhnya orang-orang yang menga-kui Rabb mereka dan bersaksi akan keesaanNya, melaksanakan ketaatan secara kontinu dan ﴾ ٱسۡتَقَٰمُواْ ﴿ "tetap istiqamah," selama mereka hidup, ﴾ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ ﴿ "maka tidak ada kekhawatiran," terhadap segala sesuatu yang ada di hadapan mereka, ﴾ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ ﴿ "dan mereka tiada (pula) berduka cita," atas segala sesuatu yang telah me-reka tinggalkan setelahnya.
(14) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِ ﴿ "Mereka itulah penghuni-penghuni surga," artinya, penghuninya dan akan tetap berada di dalamnya, mereka tidak menginginkan kenikmatan itu dirubah dan tidak mengingin-kan diganti, ﴾ خَٰلِدِينَ فِيهَا جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ﴿ "mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan." Dengan beriman kepada Allah سبحانه وتعالى yang mengharuskan mereka beramal shalih yang tetap mereka laksanakan secara istiqamah.