Wasatiah

Surat ke-21

Al-Anbiya · Ayat 49

Ayat 49

الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ وَهُمْ مِّنَ السَّاعَةِ مُشْفِقُوْنَ

Allażīna yakhsyauna rabbahum bil-gaibi wa hum minas-sā‘ati musyfiqūn(a).

Artinya

(yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Baik Taurat maupun Al-Qur’an berfungsi sebagai pembeda (al-Furqàn), penerangan dan pelajaran berharga bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya, sekalipun mereka tidak melihat-Nya, tetapi meyakini dan meresapkan ke dalam kalbunya; dan mereka merasa takut akan tibanya hari Kiamat yang berlangsung cepat dan dahsyat.

Tafsir Ibnu Katsir

Kemudian Allah menyifati mereka yang bertakwa melalui firman-Nya, yaitu:

orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedangkan mereka tidak melihat-Nya.

Sama halnya dengan firman Allah Swt. yang mengatakan:

(Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, sedangkan Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertobat. (Qaaf:33)

Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar. (Al Mulk:12)

Firman Allah Swt.:

dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.

Maksudnya, takut dan gentar terhadapnya.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 50. Silakan lihat tafsir di Ayat 50 untuk pembahasan lengkapnya.