Surat ke-29
Al-'Ankabut · Ayat 54
Ayat 54يَسْتَعْجِلُوْنَكَ بِالْعَذَابِۗ وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيْطَةٌ ۢبِالْكٰفِرِيْنَۙ
Yasta‘jilūnaka bil-‘ażāb(i), wa inna jahannama lamuḥīṭatum bil-kāfirīn(a).
Mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir,
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Sekali lagi mereka meminta kepadamu wahai Nabi Muhammad, sebagai bentuk ejekan dan ketidakpercayaan mereka terhadap kera-sulanmu, agar segera diturunkan azab. Mereka lupa bahwa azab itu pasti akan datang. Seandainya tidak datang di dunia, azab itu akan menimpa mereka di akhirat dalam bentuk yang lebih besar. Itulah nereka jahanam. Dan sesungguhnya neraka Jahanam itu pasti meliputi orang-orang kafir. Jahanam akan datang dari segala arah sehingga mereka tidak mampu menghindar.
Tafsir Ibnu Katsir
Mereka meminta supaya azab disegerakan turunnya, padahal azab itu pasti akan menimpa mereka.
Syu'bah meriwayatkan dari Sammak, dari Ikrimah sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir. (Al-'Ankabut: 54) Yang dimaksud dengan Jahannam adalah laut.
Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Umar ibnu Ismail ibnu Mujalid, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Mujahid, dari Asy-Sya'bi, bahwa ia pernah mendengar Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Dan sesungguhnya Jahannam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir. (Al-'Ankabut: 54) Bahwa Jahannam itu adalah laut yang hijau, bertaburan jatuh ke dalamnya semua bintang, dan digulung di dalamnya mentari dan rembulan, kemudian dinyalakan api sehingga jadilah ia neraka Jahannam.
Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Asim, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Umayyah, telah menceritakan kepadaku Huyayyin, telah menceritakan kepadaku Safwan ibnu Ya'la, dari ayahnya, bahwa Nabi Saw. pernah bersabda: Laut itu adalah Jahannam.
Mereka berkata kepada Ya'la, "Tidakkah kamu lihat bahwa Allah Swt. telah berfirman: neraka, yang gejolaknya mengepung mereka' (Al Kahfi:29), hingga akhir ayat." Maka Ya'la menjawab, "Demi Tuhan yang jiwa Ya'la berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya, aku tidak akan memasukinya selamanya sebelum aku dihadapkan kepada Allah, dan tidak akan menyentuh diriku setetes pun darinya sebelum aku dihadapkan kepada Allah Swt.
Penafsiran ini berpredikat garib, begitu pula predikat hadisnya, hanya Allah Yang Maha Mengetahui.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 55. Silakan lihat tafsir di Ayat 55 untuk pembahasan lengkapnya.