Surat ke-2
Al-Baqarah · Ayat 64
Ayat 64ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ مِّنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَلَوْلَا فَضْلُ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهٗ لَكُنْتُمْ مِّنَ الْخٰسِرِيْنَ
Ṡumma tawallaitum mim ba‘di żālika falau lā faḍlullāhi ‘alaikum wa raḥmatuhū lakuntum minal-khāsirīn(a).
Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atasmu, niscaya kamu tergolong orang yang rugi.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Pada awalnya kamu, Bani Israil, taat dengan ajakan Allah melalui Nabi Musa ini, namun kemudian setelah itu, yaitu pada saat kamu semua tidak lagi merasakan murka-Nya, kamu berpaling dan tidak lagi menaati ajaran ini. Maka sekiranya bukan karena karunia Allah berupa anugerah yang lebih dari semestinya dan bukan pula karena rahmat-Nya kepadamu dengan selalu membuka pintu tobat, pasti kamu akan langsung diazab karena keingkaran yang kamu perbuat. Bila ini terjadi, sudah pasti kamu semua termasuk orang yang rugi di dunia maupun di akhirat.
Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt.:
Kemudian kalian berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah.
Allah Swt. berfirman bahwa setelah adanya perjanjian yang telah dikukuhkan dan diagungkan itu, lalu kalian berpaling darinya, kalian menyimpang dan melanggarnya.
maka kalau tidak ada karunia dan rahmat-Nya atas kalian.
Yakni kalau Allah tidak menerima tobat kalian dan tidak mengutus nabi-nabi dan rasul-rasul kepada kalian.
niscaya kalian tergolong orang-orang yang rugi.
disebabkan kalian merusak perjanjian tersebut, yakni kalian akan rugi di dunia dan di akhirat.
Tafsir as-Sa'di
"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji darimu dan Kami angkatkan
gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami ber-firman), 'Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan
kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertak-wa.' Kemudian kamu
berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia
Allah dan rahmatNya atasmu, nis-caya kamu tergolong orang-orang yang rugi." (Al-Baqarah: 63-64).
(63) Maksudnya, dan ingatlah kalian, ﴾ وَإِذۡ أَخَذۡنَا مِيثَٰقَكُمۡ
﴿ "ketika Kami mengambil janji darimu," yakni janji yang kuat lagi kokoh de-ngan menakut-nakuti mereka dengan mengangkat gunung di atas mereka, dan dikatakan kepada mereka, ﴾
خُذُواْ مَآ ءَاتَيۡنَٰكُم ﴿ "peganglah apa yang Kami berikan kepadamu" dari Taurat ﴾
بِقُوَّةٖ ﴿ "dengan teguh," yaitu dengan semangat dan usaha yang kuat serta kesabaran atas perintah-perintah Allah, ﴾
وَٱذۡكُرُواْ مَا فِيهِ ﴿ "dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya," yaitu apa yang ada di dalam kitab suci kalian de-ngan cara membaca dan mempelajarinya, ﴾
لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ﴿ "agar kamu bertakwa" pada azab Allah dan murkaNya atau agar kalian
menjadi golongan orang-orang yang bertakwa.
(64) Dan setelah penegasan yang kuat ini, ﴾ تَوَلَّيۡتُم ﴿ "kemudian kamu berpaling" dan kalian meninggalkan hal itu, padahal ia meng-akibatkan kalian tertimpa hukuman yang paling berat, akan tetapi ﴾
فَلَوۡلَا فَضۡلُ ٱللَّهِ عَلَيۡكُمۡ وَرَحۡمَتُهُۥ لَكُنتُم مِّنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "kalau tidak
ada karunia Allah dan rahmatNya atasmu, niscaya kamu tergolong orang-orang yang rugi."