Surat ke-25
Al-Furqan · Ayat 69
Ayat 69يُّضٰعَفْ لَهُ الْعَذَابُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَيَخْلُدْ فِيْهٖ مُهَانًا ۙ
Yuḍā‘af lahul-‘ażābu yaumal-qiyāmati wa yakhlud fīhī muhānā(n).
(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Bagi orang yang melakukan tiga perbuatan buruk diatas akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu dalam keadaan terhina. Inilah siksaan yang luar biasa besarnya, meliputi siksa lahir, berupa panasnya api neraka, dan batin berupa kehidupan yang hina.
Tafsir Ibnu Katsir
Takwil ini lebih serasi dengan makna lahiriah ayat, dan dengan pengertian yang sama disebutkan dalam konteks selanjutnya yang berfungsi sebagai mubdal minhu-nya, yaitu firman Allah Swt.:
(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat. (Al-Furqan:69)
Yakni siksaan itu diulang-ulang terhadapnya dan diperkeras.
dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina. (Al Furqaan:69)
Maksudnya, dalam keadaan terhina lagi rendah.
Firman Allah Swt.:
kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan amal saleh. (Al Furqaan:70)
Artinya, pembalasan dari perbuatannya yang buruk-buruk adalah seperti yang telah disebutkan di atas.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 77. Silakan lihat tafsir di Ayat 77 untuk pembahasan lengkapnya.