Wasatiah

Surat ke-15

Al-Hijr · Ayat 26

Ayat 26

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ

Wa laqad khalaqnal-insāna min ṣalṣālim min ḥama'im masnūn(in).

Artinya

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Setelah menggambarkan nikmat-nikmat Allah di alam sekitar manusia, melalui ayat-ayat berikut Allah menjelaskan penciptaan manusia. Allah menyatakan, "Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia, yakni Adam, dari tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

Tafsir Ibnu Katsir

Ibnu Abbas, Mujahid, dan Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud dengan salsal dalam ayat ini ialah tanah liat kering.

Makna lahiriah ayat sama dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (Ar-Rahmah: 14-15)

Dari Mujahid, disebutkan pula bahwa salsal artinya tanah yang berbau busuk. Tetapi tafsir ayat dengan ayat yang lain adalah lebih utama.

Firman Allah Swt.:

...dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, dan Ad-Dahhak, bahwa al-hama-il masnun ialah tanah yang berbau busuk.

Menurut pendapat lain, yang dimaksud dengan masnun dalam ayat ini ialah yang dituangkan.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 44. Silakan lihat tafsir di Ayat 44 untuk pembahasan lengkapnya.