Wasatiah

Surat ke-15

Al-Hijr · Ayat 54

Ayat 54

قَالَ اَبَشَّرْتُمُوْنِيْ عَلٰٓى اَنْ مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُوْنَ

Qāla abasysyartumūnī ‘alā am massaniyal-kibaru fa bima tubasysyirūn(a).

Artinya

Berkata Ibrahim: "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?"

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Heran dengan berita itu, dia (Ibrahim) berkata, "Wahai tamuku, benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiran seorang anak yang telah lama aku impikan, padahal usiaku telah lanjut dan kekuatanku pun sudah melemah? Rasanya tidak mungkin lagi bagiku untuk mendapatkan anak seperti yang kamu katakan. Lalu, bagaimana kamu memberi kabar gembira tersebut; yakni bagaimana hal itu dapat terwujud?" (Lihat: Surah Hud/11: 72)

Tafsir Ibnu Katsir

Kemudian Nabi Ibrahim berkata dengari nada keheranan, mengingat usianya yang telah lanjut, begitu pula usia istrinya, tetapi perasaan tersebut dibarengi dengan rasa ingin agar janji tersebut segera dinyatakan:

Apakah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlak­sananya) berita gembira yang kalian kabarkan ini?

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 56. Silakan lihat tafsir di Ayat 56 untuk pembahasan lengkapnya.