Wasatiah

Surat ke-74

Al-Muddassir · Ayat 36

Ayat 36

نَذِيْرًا لِّلْبَشَرِۙ

Nażīral lil-basyar(i).

Artinya

sebagai ancaman bagi manusia.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

sebagai ancaman yang mengerikan dan sekaligus sebagai peringatan bagi manusia,

Tafsir Ibnu Katsir

Kemudian Allah Swt. berfirman:

Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu. (Al-Muddatstsir: 32-33)

Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu.

dan subuh apabila mulai terang. (Al-Muddatstsir: 34)

Yaitu mulai bersinar memancarkan cahayanya.

Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar. (Al-Muddatstsir: 35)

Yakni salah satu dari azab yang amat besar, maksudnya neraka Saqar. Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

sebagai ancaman bagi manusia, (yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur. (Al-Muddatstsir: 36-37)

Yaitu bagi siapa yang mau menerima peringatan dan menempuh jalan petunjuk yang hak; atau siapa yang mundur darinya dan berpaling serta menolaknya.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 56. Silakan lihat tafsir di Ayat 56 untuk pembahasan lengkapnya.