Wasatiah

Surat ke-73

Al-Muzzammil · Ayat 16

Ayat 16

فَعَصٰى فِرْعَوْنُ الرَّسُوْلَ فَاَخَذْنٰهُ اَخْذًا وَّبِيْلًاۚ

Fa ‘aṣā fir‘aunar-rasūla fa akhażnāhu akhżaw wabīlā(n).

Artinya

Maka Fir'aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Namun Fir‘aun mendurhakai Rasul yang Kami utus itu, maka Kami siksa dia dengan siksaan yang berat. Maka jika kamu wahai penduduk Mekah mendurhakai Nabi Muhammad, Kami dapat menyiksa kamu seperti yang dialami oleh Fir’aun.

Tafsir Ibnu Katsir

sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang rasul kepada Fir’aun. Maka Fir’aun mendurhakai rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat. (Al-Muzzammil: 15-16)

Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, As-Saddi, dan As-Sauri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: dengan siksaan yang berat. (Al-Muzzammil: 16)

Maksudnya, siksaan yang keras. Maka hati-hatilah kamu, jangan mendustakan rasul ini yang akibatnya kamu akan ditimpa azab seperti azab yang menimpa Fir'aun, yang telah disiksa oleh Allah dengan siksaan dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.

Allah Swt. telah berfirman:

Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia. (An-Nazi'at:25)

Dan kalian lebih utama untuk mendapat kebinasaan dan kehancuran bila mendustakan rasul kalian, karena rasul kalian adalah rasul yang paling mulia dan lebih besar daripada Musa ibnu Imran. Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Mujahid.

Tafsir as-Sa'di

"Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang-orang kafir Makkah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadap-mu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun. Maka Fir'aun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat." (Al-Muzzammil: 15-16).
(15-16) Allah سبحانه وتعالى berfirman, bahwa pujilah Rabb kalian atas diutusnya seorang nabi `ummi berbangsa Arab ini yang memberi kabar gembira dan peringatan serta sebagai saksi atas perbuatan umatnya. Janganlah kalian kufur dan mendurhakai Rasul kalian sehingga kalian seperti Fir'aun ketika Allah سبحانه وتعالى mengutus Musa bin Imran, Musa عليه السلام menyerunya kepada Allah سبحانه وتعالى dan memerintahkan-nya untuk bertauhid, tapi Fir'aun tidak membenarkannya, justru malah mendurhakainya, kemudian Allah سبحانه وتعالى menyiksanya ﴾ أَخۡذٗا وَبِيلٗا ﴿ "dengan siksaan yang berat," yaitu berat dan dahsyat.