Surat ke-16
An-Nahl · Ayat 22
Ayat 22اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ ۚفَالَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ قُلُوْبُهُمْ مُّنْكِرَةٌ وَّهُمْ مُّسْتَكْبِرُوْنَ
Ilāhukum ilāhuw wāḥid(un), fal-lażīna lā yu'minūna bil-ākhirati qulūbuhum munkiratuw wa hum mustakbirūn(a).
Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Setelah menjabarkan bukti-bukti keesaan dan kekuasaan-Nya di langit dan bumi, Allah lalu menegaskan pada ayat ini bahwa Tuhan yang seharusnya kamu sembah adalah Tuhan Yang Maha Esa dalam zat, sifat, dan perbuatan-Nya. Jika demikian maka tidak ada alasan bagi orang yang menyaksikan bukti-bukti tersebut untuk tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Hati mereka yang tidak beriman mengingkari hakikat-hakikat kebenaran tentang keesaan Allah, dan mereka adalah orang yang sangat sombong karena mendustakan risalah Nabi Muhammad.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah Swt. menyebutkan bahwa tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Esa, yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Lalu Dia memberitahukan bahwa orang-orang kafir itu ingkar hatinya akan hal tersebut, seperti yang diceritakan-Nya menyitir ucapan mereka yang bernada heran:
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan. (Shaad:5)
Demikian pula dalam firman Allah Swt. yang mengatakan:
Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (Az Zumar:45)
Firman Allah Swt.:
...sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.
Maksudnya, tidak mau menyembah Allah selain hati mereka ingkar kepada keesaan-Nya, seperti yang disebutkan dalam ayat yang lain melalui firman-Nya:
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina. (Al-Mu’min: 60)
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 23. Silakan lihat tafsir di Ayat 23 untuk pembahasan lengkapnya.