Wasatiah

Surat ke-53

An-Najm · Ayat 50

Ayat 50

وَاَنَّهٗٓ اَهْلَكَ عَادًا ۨالْاُوْلٰىۙ

Wa annahū ahlaka ‘ādanil-ūlā.

Artinya

dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Setelah menjelaskan ajaran dan tuntunan Allah dalam suhuf Nabi Ibrahim dan Musa, pada ayat ini Allah menyebut azab yang telah ditimpakan-Nya kepada umat-umat masa lalu. Dan diterangkan bahwa sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan umat Nabi Hud, yakni kaum ‘Ad pada zaman dahulu kala,

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Swt.:

dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra. (An-Najm: 49)

Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, Ibnu Zaid, dan lain-lainnya mengatakan bahwa bintang yang dimaksud adalah bintang yang cahayanya cemerlang, yang juga dikenal dengan nama Mirzamul Jauza (Venus) yang oleh segolongan orang Arab Badui disembah-sembah (di masa Jahiliahnya).

dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Ad yang pertama. (An-Najm: 50)

Mereka adalah kaum Nabi Hud, yang juga dikenal dengan nama 'Ad ibnu Iram ibnu Sam ibnu Nuh, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum Ad?, (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain. (Al-Fajr: 6-8)

Mereka termasuk manusia yang keras lagi kuat dan paling menentang kepada Allah dan rasul-Nya, maka Allah membinasakan mereka.

dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus. (Al-Haqqah: 6-7)

Yakni berturut-turut tanpa henti-hentinya selama tujuh malam delapan hari.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 62. Silakan lihat tafsir di Ayat 62 untuk pembahasan lengkapnya.