Wasatiah

Surat ke-27

An-Naml · Ayat 2

Ayat 2

هُدًى وَّبُشْرٰى لِلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ

Hudaw wa busyrā lil-mu'minīn(a).

Artinya

untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman,

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Al-Qur’an adalah menjadi petunjuk, pembimbing manusia ke jalan yang lurus dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Merekalah yang bisa memanfaatkan Al-Qur’an dalam kehidupan mereka. Mereka akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akan masuk surga di akhirat nanti.

Tafsir Ibnu Katsir

untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman. (An-Naml: 2)

Yaitu sesungguhnya hidayah dan berita gembira Al-Qur'an ini hanyalah diterima bagi orang yang beriman kepadanya, mengikuti petunjuknya, membenarkannya, serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. Yaitu mengerjakan salat fardu, menunaikan zakat dan meyakini adanya hari akhirat, dan hari berbangkit sesudah mati serta hari pembalasan amal perbuatan, amal baik dan amal buruk, juga meyakini adanya surga dan neraka, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Katakanlah, "Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan.”(Fussilat: 44), hingga akhir ayat.

Dan firman Allah Swt.:

agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al-Qur’an itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi per­ingatan dengannya kepada kaum yang membangkang. (Maryam: 97)

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 6. Silakan lihat tafsir di Ayat 6 untuk pembahasan lengkapnya.