Surat ke-30
Ar-Rum · Ayat 22
Ayat 22وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَلْوَانِكُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ
Wa min āyātihī khalqus-samāwāti wal-arḍi wakhtilāfu alsinatikum wa alwānikum, inna fī żālika la'āyātil lil-‘ālimīn(a).
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya ialah penciptaan langit tanpa penyangga dan bumi yang terhampar, demikian pula perbedaan bahasamu yang diucapkan dengan mulut yang terdiri atas unsur yang sama: bibir, gigi, dan lidah; dan perbedaan warna kulitmu meski kamu berasal dari sumber yang satu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda eksistensi dan keesaan-Nya bagi orang-orang yang mengetahui atau berilmu.
Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt.:
Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya. (Ar Ruum:22)
yang menunjukkan akan kekuasaan-Nya Yang Mahabesar, ialah Dia:
menciptakan langit dan bumi. (Ar Ruum:22)
Dia menciptakan langit yang tinggi, luas, tembus pandang, tampak berkilauan bintang-bintangnya, baik yang beredar maupun yang tetap. Dan Dia menciptakan bumi yang datar lagi padat berikut gunung-gunungnya, lembah-lembahnya, lautannya, padang pasirnya, hewan-hewannya, dan pepohonannya.
Firman Allah Swt.:
dan berlain-lainan bahasamu. (Ar Ruum:22)
Yakni berbeda-beda bahasa, ada yang berbahasa Arab, ada yang berbahasa Tartar, ada yang berbahasa Kurdi, ada yang berbahasa Indian, ada yang berbahasa Afrika, ada yang berbahasa Etiopia, ada yang berbahasa Inggris. Mereka —selain yang pertama— adalah orang-orang yang berbahasa 'ajam (non-Arab). Mereka terdiri dari berbagai bangsa, antara lain Sicilia, Armen, Kurdi, Tartar, dan lain sebagainya. Jumlah bahasa Bani Adam banyak sekali, begitu pula perbedaan warna kulitnya, masing-masing mempunyai ciri khas tersendiri.
Semua penduduk bumi sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat, masing-masing mempunyai sepasang mata, sepasang alis, hidung, kelopak mata, mulut, pipi, dan seseorang dari mereka tidak serupa dengan yang lain. Tetapi masing-masing pasti mempunyai sesuatu ciri yang membedakan yang seorang dari yang lainnya, baik itu dalam hal rupa, bentuk, ataupun bahasa. Perbedaan itu ada yang jelas dan ada yang samar, yang hanya diketahui setelah dilihat dengan teliti.
Setiap wajah mereka mempunyai ciri khas dan rupa yang berbeda dengan yang lain. Tiada segolongan orang pun yang mempunyai ciri khas yang sama dalam hal ketampanan rupa atau keburukannya, melainkan pasti ada perbedaan di antara masing-masing orang.
Tafsir as-Sa'di
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah mencip-takan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ter-dapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui." (Ar-Rum: 22).
(22) Orang-orang yang mengetahui (orang alim) adalah para ahli ilmu yang memahami pelajaran-pelajaran dan merenung-kan ayat-ayat. Ayat-ayat dalam masalah ini banyak, di antara ayat-ayat(Nya) adalah penciptaan ﴾ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "langit dan bumi" dan segala apa yang ada di dalamnya, bahwasanya semua itu mem-buktikan pada keagungan kekuasaan Allah dan kesempurnaan keperkasaanNya, yang telah menciptakan makhluk (ciptaan) yang agung ini, dan kesempurnaan hikmahNya karena ketelitian yang terkandung dalam ciptaan tersebut, serta kemahaluasan ilmuNya. Sebab, Sang Pencipta pasti mengetahui makhluk yang diciptakan-Nya.
﴾ أَلَا يَعۡلَمُ مَنۡ خَلَقَ ﴿
"Ketahuilah, Yang menciptakan itu mengetahui." (Al-Mulk: 14).
Juga (tanda bukti) liputan rahmat dan karuniaNya, karena di dalam semua itu terdapat manfaat yang sangat besar, dan bahwa-sanya Dia yang berkehendak yang memilih apa saja yang Dia ke-hendaki, karena pada rahmat dan karuniaNya terdapat berbagai keunggulan dan keistimewaan; dan bahwa Dia semata yang berhak disembah dan diesakan, sebab hanya Dia Yang Maha Esa yang menciptakan, maka dari itu wajib diesakan dengan ibadah.
Semua itu adalah dalil-dalil rasional yang diingatkan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada akal, diperintahkan olehNya untuk direnungkan dan diambil pelajarannya ﴾ و َ ﴿ "dan" demikian pula pada,﴾ ٱخۡتِلَٰفُ أَلۡسِنَتِكُمۡ وَأَلۡوَٰنِكُمۡۚ ﴿ "berlain-lainannya bahasamu dan warna kulitmu," ber-dasarkan banyaknya jumlah kalian dan berbeda-bedanya kalian, padahal asal usulnya satu (sama), dan tempat keluarnya huruf pun sama. Sekalipun demikian adanya, namun Anda tidak akan menjumpai dua suara (manusia) sama dari segala sisi, dan tidak pula dua warna kulit yang serupa dari segala sisi, melainkan Anda pasti menemukan perbedaan di antara semua itu yang dengannya bisa dibedakan.
Ini semua menunjukkan kemahasempurnaan kekuasaanNya, kehebatan masyi`ahNya, perhatianNya kepada hamba-hambaNya dan rahmat (kasih-sayang)Nya kepada mereka. Dia menetapkan perbedaan tersebut agar tidak terjadi kesamaran, karena akan ber-akibat fatal (kekacauan) dan akan banyak tujuan-tujuan mulia dan kebutuhan yang akan terabaikan.