Surat ke-37
As-Saffat · Ayat 125
Ayat 125اَتَدْعُوْنَ بَعْلًا وَّتَذَرُوْنَ اَحْسَنَ الْخٰلِقِيْنَۙ
Atad‘ūna ba‘law wa tażarūna aḥsanal-khāliqīn(a).
Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Patutkah kamu menyembah Ba’l, seonggok benda mati yang tidak bisa memberi manfaat dan menolak malapetaka, dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta yang ciptaannya tidak bisa ditandingi oleh siapa pun?
Tafsir Ibnu Katsir
Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta? (As- Saffat:125)
Ibnu Abas r a Mujahid, Ikrimah, Qatadah, dan As-Saddi mengatakan Ba’l adalah berhala.
Qatadah dan Ikrimah berkata itu menurut dialek Yaman, dalam riwayat lain Qatadah berkata itu menurut dialek suku Sunu’ah.
Ibnu Ishaq mengabarkan dari sebagian ahli ilmu bahwa Ba’l adalah berhala wanita.
Abdurrahman bin Zaid bin Aslam mengatakan dari Bapaknya, Ba’l adalah nama patung yang disembang orang Madinah, dinamakan dengan Ba’labak terletak di sebelah barat Dimasyq.
Firman Allah Swt.:
Patutkah kamu menyembah Ba'l. (Ash-Shaffat: 125)
Yakni mengapa kamu menyembah berhala?
dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta, Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu.
Dialah yang pantas disembah semata, tiada sekutu bagi-Nya.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 132. Silakan lihat tafsir di Ayat 132 untuk pembahasan lengkapnya.