Wasatiah

Surat ke-37

As-Saffat · Ayat 129

Ayat 129

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَ ۙ

Wa taraknā ‘alaihi fil-ākhirīn(a).

Artinya

Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Dan karena kesabaran serta ketabahannya dalam menyampaikan agama tauhid, Kami abadikan untuk Nabi Ilyas suatu pujian yang mulia di kalangan orang-orang yang datang kemudian.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Swt.:

Dan Kami abadikan untuk Ilyas di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (Ash Shaaffat:129)

Maksudnya, pujian yang baik dan sebutan yang harum.

(yaitu),Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas.” (Ash Shaaffat:130)

Ungkapan ini menurut dialek Bani Asad, misalnya Ismail dikatakan Ismain, sebagian Bani Tamim mendendangkan suatu bait syair berkenaan dengan biawak yang berhasil mereka buru:

Mereka mengatakan ketika kami datang, "Ini, demi Tuhan Baitullah, adalah orang-orang Bani Israil"

Dikatakan Mikal, Mikail, dan Mikain, sebagaimana dikatakan Ibrahim dan Abraham, dan Israil dikatakan Israin, Tursaina dikatakan Tur Sinina. Semuanya itu diperbolehkan dan menunjukkan makna yang sama

Sebagian ulama membacanya Salamun -Ala Idrasin, yang artinya 'kesejahteraan dilimpahkan kepada Idris." Ini menurut qiraat sahabat Ibnu Masud r.a.

Yang lainnya ada yang membacanya Ali Yasin, dengan pengertian keluarga Muhammad Saw.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 132. Silakan lihat tafsir di Ayat 132 untuk pembahasan lengkapnya.