Surat ke-32
As-Sajdah · Ayat 18
Ayat 18اَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًاۗ لَا يَسْتَوٗنَ
Afaman kāna mu'minan kaman kāna fāsiqā(n), lā yastawūn(a).
Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Jika orang kafir dijerumuskan ke Jahanam dan orang yang beriman berbahagia dalam surga, maka apakah keadaan orang yang beriman itu di akhirat kelak sama halnya seperti orang yang fasik dan kafir? Tentu mereka tidak sama.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah Swt. menceritakan tentang keadilan dan kemuliaan-Nya, bahwa di hari kiamat kelak Dia tidak akan menyamakan keputusan hukum-Nya antara orang yang beriman kepada ayat-ayat-Nya lagi mengikuti rasul-rasul-Nya dan orang yang fasik. Yang dimaksud dengan orang fasik ialah orang yang keluar dari jalan ketaatan kepada Tuhannya lagi mendustakan rasul-rasul Allah yang diutus kepadanya, sebagaimana yang disebutkan di dalam firman Allah Swt.:
Apakah orang-orang yang membuat kejahatan itu menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka? Amat buruklah apa yang mereka sangka itu. (Al-Jasiyah: 21)
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat? (Sad: 28)
Dan firman Allah Swt.:
Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga. (Al Hasyr:20), hingga akhir ayat.
Karena itulah dalam surat ini disebutkan oleh firman-Nya:
Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka tidak sama. (As Sajdah:18)
Artinya, mereka tidak sama kelak di sisi Allah pada hari kiamat.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 20. Silakan lihat tafsir di Ayat 20 untuk pembahasan lengkapnya.