Wasatiah

Surat ke-26

Asy-Syu'ara' · Ayat 193

Ayat 193

نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُ ۙ

Nazala bihir rūḥul-amīn(u).

Artinya

dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Al-Qur’an itu dibawa turun secara berangsur-angsur oleh Ar-Ruh Al-Amin yaitu Jibril, atas izin Allah. Ruh adalah sesuatu yang dengannya raga menjadi hidup, begitu juga Al-Qur’an.

Tafsir Ibnu Katsir

dia dibawa turun oleh Ar-Ruhul Amin. (Asy-Syu'ara: 193)

Maksudnya, malaikat Jibril a.s. menurut ulama Salaf yang bukan hanya seorang mengatakannya, seperti Ibnu Abbas, Muhammad ibnu Ka'b, Qatadah, Atiyyah Al-Aufi, As-Saddi, Ad-Dahhak, Az-Zuhri, dan Ibnu Juraij. Hal ini termasuk pendapat yang tidak dipertentangkan lagi. Az-Zuhri mengatakan bahwa ayat ini sama dengan firman-Nya:

Katakanlah, "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al-Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya. (Al-Baqarah: 97)

Mujahid mengatakan bahwa barang siapa yang pernah diajak bicara oleh Ar-Ruhul Amin, tubuhnya tidak akan dimakan oleh tanah.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 203. Silakan lihat tafsir di Ayat 203 untuk pembahasan lengkapnya.