Wasatiah

Surat ke-26

Asy-Syu'ara' · Ayat 195

Ayat 195

بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍ ۗ

Bilisānin ‘arabiyyim mubīn(in).

Artinya

dengan bahasa Arab yang jelas.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu, dan penjelasanmu tentangnya itu dengan bahasa Arab yang jelas. dengan demikian, bisa dengan mudah dipahami oleh masyarakat Arab, di mana Al-Qur’an turun pertama kali kepada mereka.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Swt.:

dengan bahasa Arab yang jelas. (Asy-Syu'ara': 195)

Yakni Al-Qur'an ini yang Kami turunkan kepadamu. Kami menurunkannya dengan memakai bahasa Arab yang fasih, sempurna, lagi padat isinya agar jelas lagi terang dan menang atas semua alasan, serta menjadi hujah yang tegak dan dalil yang memberikan petunjuk kepada akal.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abu Bakar Al-Ataki, telah menceritakan kepada kami Abbad ibnu Abbad Al-Mahlabi, dari Musa ibnu Muhammad, dari Ibrahim At-Taimi, dari ayahnya yang mengatakan bahwa ketika Rasulullah Saw. sedang bersama para sahabatnya di hari yang gelap, tiba-tiba beliau Saw. bertanya kepada mereka, "Bagaimanakah pendapatmu tentang permulaan awan itu?" Mereka menjawab, "Alangkah indahnya dan alangkah tebalnya susunan-susunannya." Beliau bertanya lagi, "Bagaimanakah pendapat kalian tentang pilar-pilarnya?" Mereka menjawab, "Alangkah baiknya dan alangkah kokohnya." Beliau bertanya lagi, "Bagaimanakah menurut kalian tentang gerakannya?" Mereka menjawab, "Alangkah indahnya dan alangkah hitam warnanya."Nabi Saw. bertanya lagi, "Bagaimanakah menurut penglihatanmu tentang putaran anginnya?". Mereka menjawab, "Alangkah indahnya dan alangkah bulat putarannya." Beliau Saw. bertanya, "Bagaimanakah menurut penglihatan kalian tentang kilatnya, apakah berkilauan ataukah redup, ataukah benar-benar membelah?" Mereka menjawab, "Tidak, bahkan membelah dengan belahan yang lurus." Maka Rasulullah Saw. bersabda: Insya Allah, membawa kehidupan, akan membawa kehidupan. Maksudnya, bukan awan yang membawa azab. Maka ada seorang lelaki yang berkata, "Wahai Rasulullah, demi ayah dan ibuku (yang menjadi tebusanmu), alangkah fasihnya engkau. Saya belum pernah melihat orang yang lebih fasih darimu dalam bertutur Arab." Rasulullah Saw. menjawab: Suatu keharusan bagiku, sesungguhnya Al-Qur’an diturunkan dengan memakai bahasaku, dan Allah telah berfirman, "Dengan bahasa Arab yang jelas.” (Asy-Syu'ara': 195)

Sufyan As'-Sauri mengatakan bahwa tidak sekali-kali wahyu diturunkan melainkan dengan bahasa Arab, kemudian masing-masing nabi menerjemahkannya kepada kaumnya. Bahasa yang dipakai pada hari kiamat ialah bahasa Suryani; dan barang siapa yang masuk surga, maka ia berbahasa Arab. Demikianlah menurut riwayat Ibnu Abu Hatim.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 203. Silakan lihat tafsir di Ayat 203 untuk pembahasan lengkapnya.