Surat ke-81
At-Takwir · Ayat 18
Ayat 18وَالصُّبْحِ اِذَا تَنَفَّسَۙ
Waṣ-ṣubḥi iżā tanaffas(a).
dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
dan demi subuh apabila fajar telah menyingsing, tersibak cahayanya sedikit demi sedikit, layaknya orang bernafas. Ketiga peristiwa tersebut merupakan tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta yang dapat dilihat. Begitupun, Al-Qur’an merupakan tanda kebesaran-Nya yang dapat dibaca.
Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt:
{وَالصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ}
dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. (At-Takwir: 18)
Ad-Dahhak mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah apabila terbit. Qatadah mengatakan, apabila mulai bersinar dan tiba. Sa'id ibnu Jubair mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah apabila mulai muncul; pendapat ini diriwayatkan dari Ali r.a. Ibnu Jarir mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah sinar mentari apabila mulai kelihatan.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 29. Silakan lihat tafsir di Ayat 29 untuk pembahasan lengkapnya.