Wasatiah

Surat ke-52

At-Tur · Ayat 5

Ayat 5

وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوْعِۙ

Was-saqfil-marfū‘(i).

Artinya

dan atap yang ditinggikan (langit),

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

dan demi atap, yaitu langit, yang ditinggikan dan kukuh tanpa tiang penyangga,

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Swt.:

dan atap yang ditinggikan (langit). (Ath-Thur: 5)

Sufyan As'-Sauri, Syu'bah, dan Abul Ahwas telah meriwayatkan dari Sammak, dari Khalid ibnu Ur'urah, dari Ali sehubungan dengan makna firman-Nya: dan atap yang ditinggikan. (Ath-Thur: 5) Yakni langit.

Sufyan mengatakan bahwa lalu Khalid ibnu Ur'urah membaca firman-Nya:

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedangkan mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. (Al-Anbiya: 32)

Hal yang sama dikatakan oleh Mujahid, Qatadah, As-Saddi, Ibnu Juraij, dan Ibnu Zaid, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Ar-Rabi' ibnu Anas mengatakan bahwa makna yang dimaksud adalah 'Arasy; 'Arasy adalah atap bagi semua makhluk. Apa yang dikatakannya itu cukup beralasan, dan ini merupakan salah satu pendapat sama dengan yang lainnya, menurut jumhur ulama.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 16. Silakan lihat tafsir di Ayat 16 untuk pembahasan lengkapnya.