Surat ke-51
Az-Zariyat · Ayat 14
Ayat 14ذُوْقُوْا فِتْنَتَكُمْۗ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تَسْتَعْجِلُوْنَ
Żūqū fitnatakum, hāżal-lażī kuntum bihī tasta‘jilūn(a).
(Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dulu kamu minta untuk disegerakan".
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Setelah para pembohong mendapatkan hukumannya, maka kemudian dikatakan kepada mereka, “Rasakanlah azabmu yang ditimpakan kepada kamu ini. Inilah azab yang dahulu ketika hidup di dunia tidak kamu percayai dan minta agar disegerakan datangnya.”
Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt.:
(Dikatakan kepada mereka), "Rasakanlah azabmu itu. (Adz-Dzariyat: 14)
Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah rasakanlah siksaan yang membakar kalian ini. Sedangkan selain Mujahid mengatakan rasakanlah azab ini.
Inilah azab yang dahulu kamu minta supaya disegerakan. (Adz-Dzariyat: 14)
Dikatakan hal ini kepada mereka sebagai kecaman, cemoohan, dan penghinaan terhadap mereka. Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.
Tafsir as-Sa'di
"Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta, (yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan lagi lalai, mereka bertanya, 'Bilakah Hari Pembalasan itu.' (Hari Pembalasan itu ialah) pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka. (Dikata-kan kepada mereka), 'Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dahulu kamu minta supaya disegerakan'." (Adz-Dzariyat: 10-14).
(10) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ قُتِلَ ٱلۡخَرَّٰصُونَ ﴿ "Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta." Artinya semoga Allah سبحانه وتعالى membinasakan orang-orang yang mendustakanNya, menentang ayat-ayatNya, terbenam dalam kebatilan untuk membantah kebenaran, mereka mengatakan sesuatu atas nama Allah سبحانه وتعالى yang tidak mereka ketahui.
(11) ﴾ ٱلَّذِينَ هُمۡ فِي غَمۡرَةٖ ﴿ "(Yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan," terbenam dalam gelombang kekufuran, kebodohan, dan kesesatan, ﴾ سَاهُونَ ﴿ "lagi lalai."
(12) ﴾ يَسۡـَٔلُونَ ﴿ "Mereka bertanya," berdasarkan keraguan dan mendustakan, ﴾ أَيَّانَ يَوۡمُ ٱلدِّينِ ﴿ "Bilakah Hari Pembalasan itu?" Artinya, kapankah mereka dibangkitkan? Seraya menganggap mustahil hal itu.
(13-14) Jangan kau tanyakan tentang kondisi mereka dan buruknya tempat kembali mereka, ﴾ يَوۡمَ هُمۡ عَلَى ٱلنَّارِ يُفۡتَنُونَ ﴿ "(Hari Pemba-lasan itu ialah) pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka." Artinya, mereka disiksa karena banyak memiliki kekejian lahir dan batin, dikatakan kepada mereka, ﴾ ذُوقُواْ فِتۡنَتَكُمۡ ﴿ "Rasakanlah azabmu itu," yaitu azab dan neraka yang merupakan pengaruh dari ujian yang membuat mereka tersiksa, ujian yang membuat mereka menjadi kufur dan sesat. ﴾ هَٰذَا ﴿ "Inilah," azab yang menimpa kalian ini ada-lah ﴾ ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تَسۡتَعۡجِلُونَ ﴿ "yang dahulu kamu minta supaya disegerakan," kini, nikmatilah berbagai macam siksaan, rantai, belenggu, kemur-kaan, dan bencana.