Wasatiah

Surat ke-31

Luqman · Ayat 23

Ayat 23

وَمَنْ كَفَرَ فَلَا يَحْزُنْكَ كُفْرُهٗۗ اِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ فَنُنَبِّئُهُمْ بِمَا عَمِلُوْاۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ

Wa man kafara falā yaḥzunka kufruh(ū), ilainā marji‘uhum fanunabbi'uhum bimā ‘amilū, innallāha ‘alīmum biżātiṣ-ṣudūr(i).

Artinya

Dan barangsiapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada Kami-lah mereka kembali, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Wahai Nabi Muhammad, jika segala urusan kembali kepada Allah untuk diputuskan dengan adil maka siapa saja yang memilih jalan kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. Hanya kepada Kami tempat kembali mereka di akhirat nanti, lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan kemudian Kami balas dengan setimpal. Tidak ada yang bisa disembunyikan di akhirat nanti karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, bahkan yang tersirat dalam isi hati.

Tafsir Ibnu Katsir

Yakni janganlah kamu bersedih hati, hai Muhammad, atas kekafiran mereka kepada Allah dan juga kepada apa yang kamu sampaikan kepada mereka. Karena sesungguhnya takdir Allah pasti akan dilaksanakan terhadap mereka, dan hanya kepada Allah-lah mereka kembali, lalu Kami akan memberitakan kepada mereka semua yang telah mereka kerjakan, yakni Allah akan membalas semua amal perbuatan mereka itu.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. (Luqman:23)

Tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Tafsir as-Sa'di

Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 24. Silakan lihat tafsir di Ayat 24 untuk pembahasan lengkapnya.