Wasatiah

Surat ke-38

Sad · Ayat 15

Ayat 15

وَمَا يَنْظُرُ هٰٓؤُلَاۤءِ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً مَّا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ

Wa mā yanẓuru hā'ulā'i illā ṣaiḥataw wāḥidatam mā lahā min fawāq(in).

Artinya

Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang.

Tafsir Ayat
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI

Dan apabila kaum musyrik Mekah dan umat-umat durhaka terdahulu itu tetap dalam keingkaran mereka, maka sebenarnya yang mereka tunggu adalah satu teriakan saja yang tidak ada selanya. Itulah teriakan sebagai tanda datangnya hari Kiamat—teriakan yang sangat keras dan cepat.

Tafsir Ibnu Katsir

Malik telah meriwayatkan dari Zaid ibnu Aslam, makna yang dimaksud ialah tiada masa tangguh bagi mereka melainkan saat (detik-detik) datangnya kiamat menimpa mereka dengan sekonyong-konyong, karena sesungguhnya semua pertandanya telah ada. Dengan kata lain, hari kiamat itu telah dekat masanya. Dan teriakan yang dimaksud adalah tiupan yang mengejutkan, Allah memerintahkan kepada Malaikat Israfil agar memperpanjang tiupan yang pertama ini, sehingga tiada seorang pun dari kalangan penduduk langit dan bumi, melainkan terkejut terkecuali orang-orang yang dikecualikan oleh Allah Swt.

Tafsir as-Sa'di

"Telah mendustakan sebelum mereka itu kaum Nuh, 'Ad, Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak,
dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu. Semua
mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah mereka mendapat azabKu.
Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat
berselang." (Shad: 12-15).
(12-15) Allah سبحانه وتعالى mewanti-wanti akan bertindak terhadap mereka
seperti yang dilakukanNya terhadap umat-umat sebelum mereka yang keberadaannya jauh lebih kuat
daripada mereka (kaum Quraisy) dan lebih besar jumlah koalisinya dalam
kebatilan, yakni ﴾ قَوۡمُ نُوحٖ وَعَادٞ ﴿ "kaum Nuh, 'Ad," kaum nabi Hud, dan ﴾
وَفِرۡعَوۡنُ ذُو ٱلۡأَوۡتَادِ ﴿ "Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak." Maksudnya, bala tentara yang sangat besar jumlahnya dan (memiliki) kekuatan yang luar biasa, ﴾ وَثَمُودُ ﴿ "dan Tsamud" yaitu kaum Nabi Shalih, ﴾
وَقَوۡمُ لُوطٖ وَأَصۡحَٰبُ لۡـَٔيۡكَةِۚ ﴿ "kaum Luth dan penduduk Aikah," yang memiliki banyak pepohonan dan kebun-kebun yang rindang. Mereka adalah kaum Nabi Syu'aib. ﴾
أُوْلَٰٓئِكَ ٱلۡأَحۡزَابُ ﴿ "Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu," yang bersatu dengan kekuatan, jumlah dan per-lengkapan mereka untuk menolak kebenaran. Namun semua itu sama sekali tidak berguna bagi mereka. ﴾
إِن كُلٌّ ﴿ "Semua mereka," masing-masing dari mereka itu ﴾ إِلَّا
كَذَّبَ ٱلرُّسُلَ فَحَقَّ ﴿ "tidak lain ha-nyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah" maka pastilah mereka ditimpa oleh ﴾
عِقَابِ ﴿ "azab" dari Allah.
Mereka (kaum musyrikin Quraisy), apa yang dapat menyuci-kan dan membersihkan mereka agar tidak ditimpa oleh apa yang telah menimpa umat-umat sebelumnya?! Maka hendaklah mereka menunggu ﴾
صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ مَّا لَهَا مِن فَوَاقٖ ﴿ "satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat
berselang," maksudnya, untuk kembali. Teriakan (tiupan sangkakala malaikat Israfil)
itu akan membinasakan dan memus-nahkan mereka jika mereka tetap ngotot pada kesesatan yang
me-reka anut.