Surat ke-20
Ta-Ha · Ayat 51
Ayat 51قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُوْنِ الْاُوْلٰى
Qāla famā bālul-qurūnil-ūlā.
Berkata Fir'aun: "Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?"
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Mendengar jawaban Nabi Musa tentang kekuasaan Allah, Fir‘aun berkata, “Jadi, bagaimana keadaan umat-umat yang dahulu yang telah meninggal dunia, seperti kaum Nabi Nuh, Hud, dan Saleh, yang lebih dulu ingkar?”
Tafsir Ibnu Katsir
Berkata Fir'aun, "Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?"
Menurut pendapat yang paling sahih sehubungan dengan makna ayat ini, tatkala Fir'aun mendapat berita dari Musa bahwa Tuhan yang mengutusnya adalah Tuhan yang menciptakan makhluk, memberinya rezeki dan menentukan kadar masing-masing serta memberi petunjuk, maka Fir'aun berdalihkan dengan umat-umat terdahulu. Dengan kata lain, umat-umat terdahulu yang tidak menyembah Allah. Yakni mengapa mereka —jika kenyataannya demikian— tidak menyembah Tuhanmu, bahkan mereka menyembah selain-Nya?
Musa berkata kepada Fir’aun, menjawab ucapannya yang demikian itu, bahwa sekalipun mereka tidak menyembah Allah, sesungguhnya amal perbuatan mereka dicatat di sisi Allah, dan kelak Allah akan memberikan balasannya kepada mereka. Catatan yang dimaksud ialah Lauh Mahfuz dan catatan usia segala sesuatu.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 55. Silakan lihat tafsir di Ayat 55 untuk pembahasan lengkapnya.