Surat ke-36
Ya-Sin · Ayat 49
Ayat 49مَا يَنْظُرُوْنَ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُوْنَ
Mā yanẓurūna illā ṣaiḥataw wāḥidatan ta'khużuhum wa hum yakhiṣṣimūn(a).
Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Allah mengingatkan orang-orang kafir itu bahwa mereka tidak akan menunggu lama kedatangan hari kebangkitan, melainkan hanya menunggu satu teriakan saja, yaitu tiupan sangkakala pertama yang menghancurkan alam semesta. Suara sangkakala itu yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar karena ia datang secara tiba-tiba (Lihat pula: Surah az-Zukhruf/43: 66).
Tafsir Ibnu Katsir
Adapun firman Allah Swt.:
Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. (Yaa Siin:49)
Artinya, tiada yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja, dan teriakan ini —hanya Allah Yang Maha Mengetahui— adalah tiupan sangkakala yang pertama. Dilakukan tiupan pada sangkakala yaitu tiupan yang mengejutkan, saat itu manusia sedang berada di dalam pasar-pasar mereka dan sedang dalam aktivitas kehidupan mereka yang saling bersaing dan bertengkar di antara sesamanya sebagaimana biasanya. Ketika mereka sedang dalam keadaan seperti itu, tiba-tiba Allah memerintahkan kepada Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala. Maka Malaikat Israfil melakukan tiupan yang cukup panjang, tiada seorang pun di permukaan bumi ini melainkan mendengar suara itu yang terdengar dari arah langit. Kemudian manusia yang ada digiring menuju ke Padang Mahsyar dengan api yang mengepung mereka dari segala penjuru.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 50. Silakan lihat tafsir di Ayat 50 untuk pembahasan lengkapnya.