Surat ke-53
An-Najm · Ayat 2
Ayat 2مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوٰىۚ
Mā ḍalla ṣāḥibukum wa mā gawā.
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.
Tafsir Ringkas Kementerian Agama RI
Sesungguhnya kawanmu yang sangat kamu kenal kejujurannya, yaitu Nabi Muhammad, tidak sesat dalam perilakunya saat menyampaikan dakwah dan tidak pula keliru dalam ucapan-ucapan yang disampaikannya.
Tafsir Ibnu Katsir
Adapun firman Allah Swt.:
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. (An-Najm: 2)
Inilah jawab dari sumpah di atas, yaitu kesaksian terhadap Rasul Saw. bahwa beliau adalah orang yang berada pada jalan yang lurus, mengikuti kebenaran dan bukanlah orang yang sesat. Yang dimaksud dengan orang yang sesat ialah orang yang menempuh jalan menyimpang tanpa pengetahuan. Dan orang yang keliru ialah orang yang mengetahui kebenaran, tetapi dengan sengaja menyimpang darinya.
Maka Allah Swt. membersihkan Rasul-Nya dan syariat-Nya dari kemiripan yang biasa dilakukan oleh ahli kesesatan seperti kaum Nasrani dan golongan-golongan orang-orang Yahudi, yang mengetahui sesuatu, tetapi menyembunyikannya dan mengerjakan hal yang bertentangan dengannya. Bahkan salawat dan salam Allah terlimpahkan kepadanya, dan apa yang diamanatkan oleh Allah Swt. kepadanya berupa syariat yang agung merupakan syariat yang benar-benar lurus, pertengahan, dan tepat.
Tafsir as-Sa'di
Pada kitab ini, tafsir ayat ini dibahas menyatu dengan ayat 18. Silakan lihat tafsir di Ayat 18 untuk pembahasan lengkapnya.